You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Taman
Desa Taman

Kec. Paiton, Kab. Probolinggo, Provinsi Jawa Timur

Selamat datang di Website Resmi Desa Taman Kec. Paiton Kab. Probolinggo ! || Hubungi kami di kantor desa untuk informasi lebih lanjut.

Ratusan Warga Desa Taman Antusias Ikuti Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

Administrator 24 Juli 2024 Dibaca 60 Kali
Ratusan Warga Desa Taman Antusias Ikuti Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

Taman, Paiton – Semarak peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah dirayakan dengan penuh kehangatan dan kebersamaan di Desa Taman, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Acara yang digelar pada Selasa malam (23/7/2024) ini bukan hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga momen untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan antar warga desa.

Kegiatan utama dalam peringatan ini adalah Pengajian Umum dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam yang di awali dengan pawai obor yang diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, termasuk santri, pemuda, dan tokoh masyarakat. Kegiatan yang juga menjadi bagian dari tradisi selamatan desa tersebut berlangsung dengan meriah dan khidmat.

Pawai Obor: Simbol Cahaya Kehidupan

Pawai obor dimulai dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Kepala Desa Taman, Siswanto, secara resmi melepas keberangkatan peserta pawai dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, mengawali perjalanan sejauh 2 kilometer dari wilayah RT. 01 menuju Kediaman Bapak Kepala Desa Taman, salah satu kegiatan kebanggaan Desa.

Peserta pawai, yang membawa obor menyala, dan lampu hias berjalan dengan tertib sambil melantunkan sholawat nabi. Barisan peserta yang memanjang ini menciptakan pemandangan yang indah di malam hari, dengan nyala api obor serta lampu yang menjadi simbol cahaya harapan dan doa untuk kehidupan yang lebih baik.

Kepala Desa Taman, yang turut berjalan bersama peserta, menyampaikan bahwa pawai obor ini tidak hanya untuk memperingati Tahun Baru Islam, tetapi juga untuk mengenang tradisi leluhur yang mengajarkan kebersamaan dan rasa syukur. "Pawai obor adalah tradisi yang harus kita lestarikan. Ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang merajut kembali kebersamaan dan semangat gotong royong antar warga,” ujarnya.

Penyambutan Meriah di Halaman Rumah Kepala Desa Taman

Setibanya di kediaman Kepala Desa, peserta pawai disambut dengan alunan Sholawat Nabi dari Grub Hadroh yang diundang khusus oleh Pemerintah Desa Taman. Lagu-lagu Sholawat yang dilantunkan membawa suasana syahdu, mengiringi acara inti yaitu Pengajian umum serta santunan Anak Yatim se Desa Taman, dan juga melantunkan Sholawat Nabi bersama-sama. 

Para peserta duduk dengan tertib di bawah langit malam yang cerah, sembari menikmati hidangan khas desa yang telah disiapkan oleh panitia. Momen ini menjadi ajang refleksi spiritual sekaligus perayaan kebersamaan yang jarang terjadi di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari.

Santunan Anak Yatim Se Desa Taman: 

Dalam acara tersebut Bapak Kepala Desa Taman juga memberikan santunan kepada para anak yatim yang ada di lingkungan Desa Taman. 

Santunan tersebut berupa uang tunai, yang diharapkan dapat meringankan beban hidup mereka. Beliau juga menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat Desa Taman selalu menjaga rasa kebersamaan dan saling peduli, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga, yang merasa terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah desa. Kepala Desa juga menekankan pentingnya gotong royong dalam membangun desa dan memperkuat hubungan antar warga, agar ke depannya Desa Taman dapat semakin maju dan sejahtera.

Tradisi yang Terus Dilestarikan

Pawai obor dan selamatan desa di Desa Taman bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga menjadi tradisi yang memperkuat jati diri masyarakat desa. Kepala Desa Taman menyampaikan harapannya agar acara ini terus menjadi bagian dari kehidupan warga, terutama dalam membangun nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memperingati Tahun Baru Islam, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi leluhur yang penuh makna. Semoga ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan kita sebagai warga Desa Taman,” tuturnya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan desa dan harapan agar Desa Taman terus maju dan sejahtera. Kilauan kembang api yang menghiasi langit malam menjadi simbol penutup yang indah, mengiringi semangat warga Desa Taman untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dengan penuh optimisme.

 

 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image